Mengenal Trenggiling, Armadilo, dan pemakan semut

Binatang spesies yang berjenis mamalia yang masih ada di subordo Vermilingua yang biasa dikenal untuk memakan semut dan rayap. Spesies individu memiliki nama lain dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya.

ARMADILO BESAR BERAMBUT (CHAETOPHRACTUS VILLOSUS)

Daerah Persebaran : Paraguay, Bolivia, Argentina tengah

Berat : 2 kg

Makanan : Serangga, avertebrata lainnya, rodensia kecil, kadal, tumbuhan, bangkai hewan

Armadilo memiliki kulit seperti zirah untuk melindungi diri ketika terancam. Lapisan pelindung ini terbuat dari tulang pipih yang ditutupi oleh keratin, bahan yang membentuk rambut dan kuku.

 

TAMANDUA (TAMANDUA TETRADACTYLA)

Daerah Persebaran : Amerika Selatan

Berat : 4.5 kg

Makanan : semut dan rayap

Spesies ini memiliki dua nama lain : pemakan semut kecil atau pemakan semut berkerah. Tamandua menghabiskan waktunya di pohon memakan semut, walaupun jauh lebih kecil dibandingkan sepupunya, pemakan semut raksasa, tamandua juga memiliki lidah yang sangat panjang 4 cm.

 

PEMAKAN SEMUT RAKSASA (MYRMECOPHAGA TRIDACTYLA)

Daerah Persebaran : Amerika Tengah dan Sekatan, dari Bezile sampai Argentina

Berat : 18 sampai 39 kg

Makanan : Semut, rayap, tempayak

Di dalam mulutnya yang sepanjang 0.5 m pemakan semut raksasa mempunyai lidah sepanjang 6 meter dan tidak mempunyai gigi. Dan juga terdapat kelenjar yang dapat menghasilkan ludah lengket. Waktu makan , pemakan semut menggerakan lidahnya sebanyak 150 kali dalam satu menit untuk mengambil makanannya.

 

KUKANG PEMALAS BERJARI DUA HOFFMANN (CHOLOEPUS HOFFMANNI)

Daerah Persebaran : Amerika Tengah dan Selatan

Berat : 4 sampai 8 kg

Makanan : Dedaunan, ranting, buah

Cakar kukang pemalas yang melengkung membantunya bergantung di cabang pohon tanpa harus membuang tenaga. Semua spesies kukang pemalas itu serupa : semuanya makan dedaunan, kuncup dan ranting, bergerak sangat lambat dan turun ke tanah setiap minggu untuk buang air besar. Mereka jarang minum air.

 

KUKANG PEMALAS BERJARI TIGA (BRADYPUS TRIDACTYLUS)

Daerah Persebaran : Amerika Tengah dan Selatan

Berat : 2.2 sampai 5.5 kg

Makanan : Ranting, kuncup, bunga, daun

Karena hidup di hutan hujan dan jarang bergerak, sering tumbuh alga di rambut kukang pemalas. Hubungan ini merupakan contoh simbiosis komensalisme, yang artinya alga mendapat tempat hidup dan kukang mendapatkan kamuflase lebih baik.

 

TRENGGILING INDIA (MANIS CRASSICAUDATA)

Daerah Persebaran : Pakistan Timur, India, Bangladesh, Sri Lanka

Berat : 3 sampai 35 kg

Makanan : Terutapa rayap, semut, telur semut

Trenggiling ditutupi oleh sisik seperti zirah yang terbuat dari gumpalan rambut. Seperti pemakan semut, trenggiling memiliki lidah yang sangat panjang dan tidak bergigi. Seperti burung, trenggiling memiliki dinding lambung yang tebal untuk menggiling makanan.

 

KUKANG PEMALAS BERJARI DUA SELATAN (CHOLOEPUS DIDACTYLUS)

Daerah Persebaran : Amerika Tengah dan Selatan

Berat : 4 sampai 8 kg

Makanan : daun, ranting, buah

Karena makanannya, kukang pemalas memiliki metabolisme yang lambat dan tidak dapat menjaga suhu tubuh tetap tinggi. Jadi seperti reptil, kukang pindah ke tempat panas untuk menghangatkan tubuh. Pencernaan kukang merupakan yang paling lambat diantara mamalia herbivora

Tinggalkan komentar