Binatang.co.id

Binatang.co.id - Informasi Binatang atau Hewan dari Seluruh Dunia.

Senin, 24 Desember 2018

10 Mahluk Bersenjata Duri Beracun

1. Kalajengking

Kalajengking yakni sekelompok binatang beruas dengan delapan kaki (oktopoda) yang termasuk dalam ordo Scorpiones dalam kelas Arachnida. Kalajengking masih berkerabat dengan ketonggeng, laba-laba, tungau, dan caplak. Ada sekitar 2000 jenis kalajengking. Tubuh kalajengking dibagi menjadi dua segmen: cephalothorax dan abdomen. Abdomen terdiri dari mesosoma. Semua spesies kalajengking mempunyai bisa. Pada umumnya, bisa

kalajengking termasuk sebagai neurotoksin (racun saraf). Suatu pengecualian yakni Hemiscorpius lepturus yang mempunyai sanggup sitotoksik (racun sel). Neurotoksin terdiri dari protein kecil dan juga natrium dan kalium, yang berguna untuk mengganggu transmisi saraf sang korban. Kalajengking memakai bisanya untuk membunuh atau melumpuhkan mangsa mereka supaya gampang dimakan.

2. Kelabang / Lipan

Kelabang atau Lipan (bahasa Inggris: centipede) merupakan binatang arthropoda yang tergolong dari kelas

Chilopoda dan upafilum Myriapoda. Kelabang yakni binatang metameric yang mempunyai sepasang kaki di setiap ruas tubuhnya. Hewan ini termasuk binatang yang berbisa, dan termasuk binatang nokturnal.

3. Ulat Bulu

Ulat yakni tahap larva dari spesies dalam ordo Lepidoptera, yang meliputi kupu-kupu dan ngengat. Kebanyakan yakni pemakan tumbuhan walaupun beberapa spesies merupakan pemakan serangga. Kebanyakan ulat dianggap sebagai hama dalam pertanian. Banyak spesies ngengat dikenal alasannya yakni tahap ulatnya mengakibatkan kerusakan pada buah dan produk pertanian lainnya.

1. Kepala
2. Dada
3. Perut
4. Spirakulum
5. Kait anal
6. Tungkai perut (abdominal)
7. Segmen
8. Tungkai dada (thoracis)
9. Antena

Kebanyakan ulat mempunyai tubuh panjang dan berbentuk gilig (silinder). Ulat mempunyai tiga pasang tungkai yang sejati pada tiga segmen dada, ditambah dengan empat pasang tungkai semu yang disebut tungkai perut pada segmen tengah perut dan sering sepasang tungkai perut pada segmen perut terakhir. Ulat mempunyai sepuluh segmen perut

4. tawon pinggang benang (Thread - waisted wasp)

The Ammophila benang-berpinggang yakni tawon panjang, hitam dan merah-oranye dengan pinggang tipis, atau pedisel, menghubungkan perut dan dada, dan kaki belakang yang panjang. Desain tubuh mirip sebuah helikopter Sikorsky Skycrane, sebuah pembiasaan mempunyai tujuan mudah - ini tawon soliter yakni pemburu ulat, dirancang untuk membawa banyak ulat untuk memberi makan keturunannya. Ini terlihat mirip dengan tawon cutworm Podalonia laki-laki.

Spesies ini soliter tawon lebih suka ulat berbulu untuk memberi makan larva. Ini sengatan mangsa untuk melumpuhkan itu, sehingga kuliner tetap segar namun tidak merangkak pergi. Tawon akan terbang mangsanya amobil terhadap sarang tanah dangkal, berbaring telur di atasnya dan menutup lubang. Tawon mungkin mempunyai beberapa lubang sarang, dan mengingat lokasi mereka, sanggup kembali kembali terbuka dan ketentuan mereka dengan lebih banyak makanan. Its keturunan menetas, mengkonsumsi host untuk ahad sebelum melahap dan membunuh mereka, dan pupates bawah tanah sebelum muncul di pertengahan sampai final demam isu panas sebagai orang sampaumur tunggal.

Tawon sampaumur memakan nektar bunga. Tawon membayangkan kira-kira dua inci panjang dan ditemukan makan pada nektar bunga rabbitbrush. Mulai di seluruh Amerika Serikat dan Kanada kepingan selatan, lebih suka mendiami kawasan terbuka.

5. katak panah beracun

Tidak mirip kebanyakan katak lainnya, spesies yang aktif di siang hari, dan sering menunjukkan tubuh berwarna cerah.[2] Walaupun semua dendrobatids setidaknya agak beracun di alam liar, tingkat toksisitas bervariasi dari satu spesies ke berikutnya, dan dari satu populasi yang lain. Banyak spesies yang kritis dan terancam punah.[3]Amfibi ini sering disebut katak panah oleh pribumi indian tanggapan penggunaan sekresi beracun mereka untuk meracuni ujung panahnya.[4]

Sebagian besar katak berjenis ini mempunyai ukuran tubuh sebesar 1,2 cm untuk katak dewasa, meskipun terdapat katak yang berukuran sampai 6 cm. Ukuran rata-rata berat mereka sekitar 2 gram. Katak ini selain berwarna cerah juga menampilkan pola aposematik untuk memperingatkan pemangsa potensial. warna terang mereka bekerjasama dengan mereka dan tingkat toksisitas alkaloid. Katak mirip yang spesies Dendrobates mempunyai tingkat alkaloid

6. Tarantula

Tarantula '(seperti istilah yang digunakan di Amerika Utara) terdiri dari sekelompok berbulu dan sering sangat besar arakhnida milik keluarga Theraphosidae, dimana sekitar 900 spesies yang telah diidentifikasi. Beberapa anggota dari subordo sama juga sanggup disebut "tarantula" dalam bahasa umum. Artikel ini akan membatasi diri kepada anggota menjelaskan dari Theraphosidae. Brasil tarantula dalam menyerang posisi
Beberapa genera tarantula berburu mangsa terutama di pohon; berburu orang lain pada atau akrab tanah. Semua tarantula sanggup menghasilkan sutra-sedangkan spesies arboreal biasanya akan berada dalam sebuah "tenda tabung" sutra, spesies darat akan berbaris liang mereka dengan sutra untuk menstabilkan dinding liang dan memfasilitasi memanjat naik dan turun. Tarantula umumnya memakan serangga dan arthropoda lainnya, memakai penyergapan sebagai metode utama mereka menangkap mangsa. Tarantula terbesar yang sanggup membunuh binatang besar mirip kadal, tikus, dan burung. Tarantula ditemukan di kawasan tropis dan gurun di seluruh dunia. Kebanyakan tarantula berbahaya bagi manusia, dan beberapa jenis yang terkenal dalam perdagangan binatang peliharaan eksotis. Semua tarantula yang berbisa, tetapi hanya beberapa spesies mempunyai racun bahwa, meskipun tidak diketahui pernah menghasilkan korban jiwa manusia, sanggup menghasilkan ketidaknyamanan ekstrim selama beberapa hari.

7. ubur - ubur kotak

Box Jellyfish / Stinger / Sea Wasp / Fire Medusa / Indringa (Ubur-ubur kotak) Species – Chironex Fleckeri Ubur-ubur kotak berbentuk transparan biru muda, lonceng atau kubus dengan 4 sisi. Kecepatannya sampai 4 knot. Panjang tiap sisi 20cm (1-3 feet), diameter tubuh 2-40 cm (1-16 inch) namun ada yang sampai 2m (6.5 feet). Dengan 15 tentakel di tiap sudut, dengan panjang sampai 3m, sampai 5000 nematocyst (sel sengat). Seperti cnidarian lainnya, ubur-ubur mempunyai sel-sel sengat (cnidocyte) yang berisi nematocyst di tentakel. Suatu kapsul (nematocyst) dalam alat sanggup (cnidoblast) terdiri dari struktur pemicu dan penyengat. Saat korban bersentuhan dengan tentakel, ratusan sampai ribuan nematocyst dikeluarkan.

Tekanan nematocyst memaksa sengatan menyebar cepat, toksin yang melumpuhkan. Bisa (venomous) Tak ada peluang selamat dari sengatan sanggup kecuali cepat ditangani. Rasa sangat sakit sampai anaphylactic shock dan karam sebelum mencapai pantai meskipun belum semua sanggup bekerja. Orang yang disengat harus dirawat mirip korban gigitan ular dan segera dibawa ke rumah sakit sesudah dukungan pertama. Sengatan sangat beracun yang sanggup mengakibatkan kematian. Predator sangat beracun.

Dikenal juga sebagai penyengat laut, ubur-ubur seukuran mangkuk salad ini sanggup mempunyai 60 tentakel sepanjang 15 kaki, dan tiap-tiap tentakel sanggup mempunyai 5000 sel sengat di epidermis, dan mempunyai cukup racun untuk membunuh 60 manusia. Kaprikornus total 3600 orang sanggup mati oleh seekor ubur-ubur. Toksin berupa takaran mematikan LD50 (Lethal Dose), berupa sanggup 40 microgram/kg. Bahkan sengatan biasa sanggup mengakibatkan final hidup dalam beberapa menit dengan angka final hidup 20% terjadi gagal napas, lumpuh neuromuscular, dan gagal cardiovascular. Gejalanya rasa terbakar, kulit memerah, dan infeksi kelenjar limpa. Reaksinya sulit bernafas bahkan gagal jantung.

8. Kumbang pengebom

Kumbang pengebom merupakan salah satu serangga terkenal alasannya yakni memakai metode kimiawi untuk melindungi diri dari musuh-musuhnya. Pada keadaan bahaya, serangga ini menyemprotkan hidrogen peroksida dan hidroquinon yang tersimpan di tubuhnya ke arah musuh untuk melindungi diri. Sebelum bertempur, susunan-susunan istimewa yang disebut cuping pengeluar menciptakan adonan pekat kedua zat kimia ini. Campuran ini disimpan di ruang terpisah yang disebut ruang penyimpanan. Ruang ini dihubungkan dengan ruang kedua yang disebut ruang peledakan. Kedua ruang ini dijaga supaya terpisah satu sama lain dengan otot sfingter. Ketika serangga ini mencicipi bahaya, otot-otot yang mengelilingi ruang penyimpanan berkontraksi seraya mengendurkan otot sfingter, sehingga zat kimia di ruang penyimpanan mengalir ke ruang peledakan. Sejumlah besar panas diluncurkan dan terjadilah penguapan. Uap dan gas oksigen luncuran ini memakai tekanan pada dinding-dinding ruang peledakan dan zat kimianya disemprotkan ke arah musuh melalui suatu susukan yang mengarah keluar dari tubuh kumbang tersebut.

9. Jamur beracun

Beberapa jamur kondusif dimakan insan bahkan beberapa dianggap berguna obat, mirip jamur merang (Volvariela volvacea), jamur tiram (Pleurotus), jamur kuping (Auricularia polytricha), jamur kancing atau champignon (Agaricus campestris), dan jamur shiitake (Lentinus edulis). Jamur yang beracun misalnya yakni Amanita muscaria, dan jamur yang dikenal sebagai "destroying angel".

Ciri-ciri Jamur Beracun

(a) Jenis jamur beracun pada umumnya mempunyai warna yang mencolok: merah-darah, hitam-legam, biru-tua, ataupun warna-warna lainnya. Walaupun ada pula jenis jamur beracun yang mempunyai warna terang (kuning muda) atau putih, dan jamur yang sanggup dimakan berwarna gelap, misal coklat-tua.

(b) Jenis jamur beracun sanggup menghasilkan amis yang menusuk hidung, mirip amis telur bau ataupun amis ammoniak.

(c) Jenis jamur beracun mempunyai cincin atau cawan. Walaupun ada yang sebaliknya, mirip jamur-merang mempunyai cawan dan jamur kompos mempunyai cincin, tetapi tidak beracun.

(d) Jenis jamur beracun umumnya tumbuh pada tempat yang kotor: tempat pembuangan sampah, kotoran kandang, dan sebagainya. Walaupun untuk penanaman dan pemeliharaan jamur kompos justru digunakan kotoran kandang/kotoran kuda.

(e) Kalau jenis jamur beracun dikerat oleh pisau yang terbuat dari perak, atau dikerat oleh pisau biasa kemudian benda perak didekatkan kepada keratan tadi, maka pada benda perak terbentuk warna hitam atau biru, itu membuktikan bahwa jamur tersebut beracun.

(f) Jenis jamur beracun cepat sekali berubah warna, misal dari putih ke warna gelap, jikalau dimasak atau dipanaskan.

(g) Ada kebiasaan yang bebuyutan di antara petani di desa untuk memilih apakah jamur beracun atau tidak, dengan jalan memepes jamur bersama nasi putih. Kalau kemudian warna nasi menjelma warna gelap, membuktikan bahwa jamur termasuk jenis beracun.

(h) Di banyak negara Eropa dan Amerika, banyak "pemburu jamur" yang sengaja membawa babi terlatih untuk membedakan jenis beracun dan tidak.

10. Anemon laut

Bentuk tubuh anemon mirip bunga,sehingga juga disebut mawar laut. Lipatan yang lingkaran diantara tubuh dan keping ekspresi membagi binatang ini kedalam kapitulum di kepingan atas dan scapus kepingan bawah. Di antara lengkungan mirip leher (collar) dan dasar dari kapitulum terdapat "fossa". Keping ekspresi bentuknya datar, melingkar, adakala mengkerut, dan dilengkapi dengan tentakel kecuali pada jenis Limnactinia, keping ekspresi tidak dilengkapi dengan tentakel. [3]Beberapa anemon bahari sanggup bergerak mirip siput, bergerak secara perlahan dengan cara menempel. .Sebagian besar anemon bahari mempunyai sel penyengat yang berguna untuk melindungi dirinya dari predator

0 Komentar 10 Mahluk Bersenjata Duri Beracun

Posting Komentar

Pekerjaan terbaik adalah mengerjakan hobimu sendiri.

Back To Top