Binatang.co.id

Binatang.co.id - Informasi Binatang atau Hewan dari Seluruh Dunia.

Selasa, 09 Oktober 2018

Informasi Ihwal Keledai, Hewan Yang Populer Keras Kepala

 Mereka masih termsuk keluarga Equidae atau keluarga kuda Informasi Tentang Keledai, Binatang Yang Terkenal Keras Kepala
Keledai mempunyai nama latin Equus africanus asinus. Mereka masih termsuk keluarga Equidae atau keluarga kuda. Nenek moyang mereka yaitu Keledai Liar Afrika. Keledai sudah dipakai sebagai hewan pekerja semenjak sekitar 5000 tahun yang lalu. 

Orang barat menyebut keledai jantan dengan nama Jack, keledai betina dengan nama Jenny atau Jennet, dan keledai muda dengan nama Foal. Terdapat sekitar 40 juta keledai di dunia ini. Kebanyakan dari populasi tersebut terdapat di negara-negara yang belum berkembang yang masih memakai keledai sebagai alat pengangkut barang.

Keledai pertama kali dijinakkan sekitar 3000 atau 4000 tahun sebelum Masehi oleh orang-orang Mesir atau Mesopotamia dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Keledai peliharaan jumlahnya terus meningkat, sedangkan keledai liar Afrika dan beberapa kerabatnya ibarat Onager, justru terancam punah.

Ukuran badan keledai sangat bervariasi tergantung jenisnya. Tinggi mereka berkisar antara 79 cm sampai 160 cm dengan berat berkisar antara 80 sampai 480 kg. Usia keinginan hidup keledai pekerja di negara berkembang sekitar 12 sampai 15 tahun. namun keledai yang hidup di negara maju sanggup hidup sampai usia 30 bahkan 50 tahun.

Keledai sanggup menyesuaikan diri dengan kawasan pinggiran gurun pasir. Keledai liar di kawasan yang kering merupakan hewan soliter. Biasanya dalam sebuah peternakan yang luas, satu kelompok keledai akan didominasi oleh satu ekor keledai jantan.

Ringkikan keras keledai yang biasanya berlangsung sekitar 20 detik, sanggup didengar sampai jarak 3 km. Hal ini membantu mereka untuk tetap berkomunikasi dengan keledai lain yang jaraknya sangat jauh di gurun pasir. Selain itu, keledai juga mempunyai indera pendengaran yang lebar yang akan membantu mereka mendengar bunyi yang lebih jauh, dan membantu mendinginkan darah si keledai.

Keledai populer akan sifat keras kepalanya. Hal ini mungkin disebabkan oleh insting melindungi diri yang sangat kuat. Namun dikala seorang insan sudah berhasil dekat dengan seekor keledai, maka si keledai akan simpel menurut. 

Meski dalam film atau dongeng rakyat, keledai diidentikkan dengan hewan yang malas dan bodoh, tetapi pada kenyataannya keledai termasuk hewan yang tidak mengecewakan cerdas, waspada, ramah, dan sanggup dilatih. Cara pertahanan diri keledai yaitu dengan menggigit, atau menendang dengan kaki depan atau belakangnya.

Masa kehamilan keledai betina yaitu sekitar 11 sampai 14 bulan. Dan biasanya hanya akan melahirkan satu ekor anakan keledai. Kelahiran anak kembar dalam keledai sangat jaarng, bahkan lebih jarang daripada yang terjadi pada kuda. 

Meskipun 9 atau 10 hari sehabis melahirkan, keledai betina sudah sanggup birahi lagi, tetapi kesuburan mereka masih sangat rendah. Sehingga biasanya mereka gres akan sanggup hamil lagi sehabis 2 atau 3 kali masa oestrus. Sehingga peternak keledai tidak sanggup berharap mendapat satu anak keledai setiap tahunnya. Namun mendapat 3 anak dalam 4 tahun masih mungkin.

Dalam habitat orisinil mereka yang beriklim kering atau semi-kering, mereka akan menghabiskan lebih dari setengah hari mereka untuk mencari makan. Keledai mempunyai struktur pencernaan yang cukup rumit, tetapi sangat efisien. Sehingga mereka tetap sanggup bertahan hidup meski memakan rumput-rumput yang kualitasnya buruk.
Referensi : wikipedia

0 Komentar Informasi Ihwal Keledai, Hewan Yang Populer Keras Kepala

Posting Komentar

Pekerjaan terbaik adalah mengerjakan hobimu sendiri.

Back To Top