Binatang.co.id

Binatang.co.id - Informasi Binatang atau Hewan dari Seluruh Dunia.

Sabtu, 01 September 2018

Seekor Kuda Mati Ketika Lomba Di Australia, Menciptakan Pengguna Jejaring Sosial Berang

Foto kuda pacuan berjulukan Verema ketika berlatih pacuan Seekor kuda mati ketika lomba di Australia, menciptakan pengguna jejaring sosial berang
Kematian seekor kuda pacuan berjulukan Verema di tengah lomba Melbourne Cup di Melbourne, Australia, Selasa (05/11/2013) menciptakan banyak pengguna jejaring sosial berang. Kuda berumur 5 tahun tersebut disuntik mati alasannya yaitu mengalami cedera tulang kaki sehabis berlari sekitar 1.200 m ketika lomba berlangsung.

Ternyata, bantu-membantu orang-orang di luar negeri banyak juga yang tidak bahagia dengan lomba pacuan kuda. Memang alasan mereka bukan alasannya yaitu unsur judi yang ada pada lomba tersebut, tetapi lebih alasannya yaitu mereka prihatin dengan nasib kuda-kuda pacuannya.
"Singkatnya, inilah alasan mengapa aku tidak mendukung pacuan kuda. Mungkin kalau lebih banyak orang yang mengetahui berapa banyak kuda yang mati demi para penjudi, keadaan akan menjadi berbeda," komentar seorang pengguna Facebook James Stevens. "Saya tidak akan menyebut ratusan kuda yang dikirim ke rumah jagal alasannya yaitu mereka lamban, tidak dapat dikendalikan, menyusahkan atau hanya alasannya yaitu biasa-biasa saja. Setidaknya mulai ada perubahan dalam perlombaan anjing, tapi tidak untuk kuda," tambahnya.
Komentar pengguna Facebook di atas hanyalah sebagian kecil dari kekecewaan masyarakat terhadap adanya pacuan kuda yang dinilai banyak menyakiti binatang, khususnya kuda. 

Yah, semoga ini juga menjadi perhatian kita warga Indonesia supaya lebih sayang kepada binatang. Setidaknya kita tidak ikut-ikutan menyiksa hewan apapun alasannya, entah itu alasan budaya turun temurun atau yang lain.

Referensi : radioaustralia.net.au

0 Komentar Seekor Kuda Mati Ketika Lomba Di Australia, Menciptakan Pengguna Jejaring Sosial Berang

Posting Komentar

Pekerjaan terbaik adalah mengerjakan hobimu sendiri.

Back To Top